Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Kedepan Indomaret dan Alfamart Hanya Diijinkan di Jalan Protokol Saja

Published

on

LAHAT, – Terkait pemberitaan adanya warung kecil yang terdampak dari maraknya perkembangan Indomaret dan Alfamart di sepanjang ruas jalan Blok C Ujung, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat. Yang mana dalam berita tersebut mengatakan adanya warung yang terancam tutup lantaran posisinya terjepit diantara Alfamart dan Indomaret yang menyebabkan sepinya pembeli di warung itu. Hal tersebut membuat pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lahat ikut bicara.

Kepala DPMPTSP Lahat Yahya Edward SE MSi, yang didampingi Kabid Perizinan Deni Efliniardo M SE MSi menerangkan, pihaknya sudah mendengar adanya warung yang terimbas akibat adanya pembangunan Alfamart dan Indomaret yang tidak jauh dari lokasi warung, tak tanggung-tanggung dalam narasi berita tersebut menyebut terancam tutup lantaran kala bersaing dengan Alfamart dan Indomaret.

Menurut Yahya, hal tersebut tentu bukanlah yang dinginkan Pemerintah Kabupaten Lahat, hal tersebut juga menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lahat dalam hal ini DPMPTSP Lahat. Dikatakan oleh Yahya sebelumnya Pemerintah Kabupaten Lahat yang dipimpin Cik Ujang SH sebagai Bupati, telah membatasi pemberian izin pembukaan Alfamart dan Indomaret berdiri di luar Kecamatan Lahat.

“Dalam artian Alfamart dan Indomaret tidak diperbolehkan berdiri di luar Kecamatan Kota Lahat, hanya boleh di Kecamatan Kota Lahat” terang Yahya, Selasa (10/08).

Namum demikian, tambahnya, jika melihat imbas yang terjadi akibat berdirinya Alfamart dan Indomaret, seperti yang terjadi di Blok C Ujung Kecamatan Kota Lahat, pihaknya akan melakukan pembatasan pendirian kedua minimarket tersebut, sekalipun di tengah Kecamatan Kota Lahat.

“Kedepan kita akan benar benar melakukan pengecekan ke lokasi sebelum proses perizinan berjalan. Kita akan membatasi ruang gerak pendirian Alfamart dan Indomaret agar tidak mendirikan usahanya di jalan-jalan kecil, namun silahkan mendirikan usahanya di jalan-jalan protokol saja, itupun masih harus kita lakukan pengecekan yang ketat,” ungkapnya.

Bahkan, Yahya mengatakan, pihaknya sudah berupaya agar pelaku usaha Indomaret dan Alfamart bisa memberikan manfaat yang lebih signifikan pada masyarakat Lahat.

“Kami menyarankan pihak pengelola Indomaret dan Alfamart lebih memperhatikan masyarakat di sekitar usahanya, terutama pelaku usaha warung yang kemungkinan besar terimbas mengalami penurunan pendapatan, kita berharap Indomaret dan Alfamart bisa memberikan bantuan atau melakukan kerjasama yang baik dengan pihak warung yang terimbas,” tukasnya.

Sementara Kabid Perizinan DPMPTSP Lahat Deni Efliniardo menjelaskan, bahwa pihaknya juga tidak ingin adanya warung yang terimbas, ia mengatakan dengan adanya kejadian tersebut menjadi pertimbangan bagi DPMPTSP Lahat dalam mengeluarkan perizinan Indomaret dan Alfamart.

“Intinya, kedepan kami akan lebih ketat dalam mengeluarkan perizinan, selain berdirinya Alfamart dan Indomaret hanya boleh di jalan-jalan protokol saja, kami juga akan cek lokasi sebelum proses perizinan penandatanganan dari masyarakat kiri, kanan, depan dan belakang,” pungkas Deni menambahkan penjelasan Kepala DPMPTSP Lahat.

EKONOMI & BISNIS

Beredar Video Testimoni, Publikasi, Amplifikasi bijak Pemerintah tentang Eksport CPO dan Turunannya.

Published

on

By

Lahat – Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanro, SIK, dan jajaran mendukung penuh kebijakan presiden Ir.Joko Widodo telah mengizinkan kembali eksport CPU dan semua turunannya.

Kebijakan ini menyebabkan harga Tandan Buah Sawit (TBS) sudah naik kembali sebagaimana diharapkan para petani atau pekebun sawit khususnya diwilayah hukum Polres Lahat.

Para kelompok petani sawit mendukung penuh kebijakan dariPresiden RI yang telah mengizinkan kembali eksport CPO dan semua turunannya, tentunya ini kabar gembira bagi para petani sawit khususnya diwilayah hukum Polres Lahat.

Diharapkan dengan adanya kebijakan yang baru oleh presiden Ir.H Joko Widodo tentang Ekpor CPO para petani sawit bisa bernapas lega, yg mana harga sawit di tingkat tengkulak sudah mulai naik, dan di harapkan juga pemerintah bisa mengobtimalkan harga minyak sayur baik curah maupun kemasan.

Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono SH.

Continue Reading

EKONOMI & BISNIS

Published

on

By

.Lahat – Aksi damai yang digelar petani Sawit yang tergabung dalam wadah organisasi DPD Apkasindo (Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Kab. Lahat. dikawal ketat Kepolisian Resor Lahat dibawab komando Kapolres lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK, yang diwakili Kabag Ops Polres Lahat Kompol Dedy Suhendri Ssos,Pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 pukul 10.30 WIB, bertempat di halaman kantor Bupati Lahat.

Penanggung jawab dan koordinator aksi Suwandi, dan aksi ini dilatar belakangi Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO” yang diduga menyebabkan anjloknya harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit sehingga berdampak pada perekonomian rumah tangga petani sawit se-Indonesia.

Adapun Tuntutan aksi

1. Meminta Bupati Lahat untuk mengambil kebijakan terhadap turunnya harga TBS Sawit di Kabupaten Lahat;

2. Meminta Bupati Lahat untuk menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk meninjau ulang kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta bahan bakunya;

3. Meminta Bupati Lahat untuk mencabut izin PKS yang membeli dengan sangat murah TBS petani sawit;

Tujuan Aksi diantaranya adalah :

-Meminta Presiden Joko Widodo, melalui Bupati, Untuk Meninjau Ulang Kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta Bahan Bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS Petani;

-Meminta Bupati mendukung distribusi MGS terkhusus yang subsidi BPDPKS di Kabupaten Lahat;

-Meminta Bupati Lahat supaya memerintahkan Kepala Dinas Perkebunan supaya melakukan investigasi ke PKS-PKS, supaya tidak secara sepihak menetapkan harga TBS Petani, namun harus sesuai dengan penetapan harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi.

-Meminta Bupati supaya mendukung pendirian PKS dan Pabrik Minyak Goreng Petani di Kabupaten Lahat.

Pada pukul 11.00 s.d. 12.00 WIB, bertempat di Ruang Kerja Sekda Kab. Lahat dilaksanakan rapat mediasi yang dipimpin Sekda Kab. Lahat Bpk. Candra, S.H., M.M. dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Kab. Lahat Ibu Vivi Angyama, S.STP., M.Si., Kasat Binmas Polres Lahat AKP Samsuardi, Kanit II/Ekonomi IPDA Dahyan Karni dan perwakilan peserta aksi sebanyak 5 (lima) orang.

Sehubungan dengan permasalahan anjloknya harga TBS kelapa sawit maka Pemkab Lahat akan melakukan langkah-langkah sbb :

1) Membuat surat ke Presiden RI mencabut larangan sementara ekspor Minyak Mentah (CPO);

2) Membentuk Tim Inspeksi Mendadak
(SIDAK) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh wilayah Kab. Lahat;

3) Membuat surat kepada
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat untuk tetap menerima dan membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari petani sesuau harga standar yang ditetapkan oleh
Dinas Perkebunan Prov. Sumsel;

4) Sesuai Pergub No. 20 Tahun 2020 ttg Petunjuk Pelaksanaan Penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun disarankan petani swadaya atau Koperasi Unit Desa (KUD) untuk segera dimitrakan dengan Pabrik
Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat;

5) Mengundang pimpinan Pabrik Kelapa
Sawit (PKS) dan perwakilan petani
kelapa sawit di seluruh Kab. Lahat untuk dialog dengan bapak Bupati;

6) Berkaitan dengan distribusi minyak goreng dan pabrik minyak goreng diserahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Koperasi Kab. Lahat.

J. Rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa selesai pukul 12.15 WIB, peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono,SH.

Continue Reading

EKONOMI & BISNIS

Kapolres Lahat Pantau penyaluran Sembako Minyak Goreng Kemasan dan Curah.

Published

on

By

 

Lahat – Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK, melalui Kasat Intelkam, yang dipimpin oleh Ipda Dahyan Karni sebagai Kanit II Sosial Ekonomi melakukan pemantauan dan monitoring kegiatan penyaluran sembako minyak goreng (migor)kemasan dan curah bertempat di Toko Sepakat, Toko Bintang Terang, dan Toko Aong Rabu 11 Maret 2022

Dari hasil pemantauan dan monitoring Unit II Sosek Sat Intelkam didapati fakta sebagai berikut:
A.Toko Sepakat
• Jenis minyak goreng : Kemasan dan Curah
• Ketersediaan (stok) : Kemasan sebanyak 4000 liter, Curah Nihil
• Jumlah migor yang disalurkan : 3.500 liter

B.Toko Bintang Terang
• Jenis minyak goreng : Kemasan dan Curah
• Ketersediaan (stok) : Kemasan sebanyak 4.800 liter, Curah Nihil
• Jumlah migor yang disalurkan : 4.000 Liter

C.Toko Aong
• Jenis minyak goreng : Curah
• Ketersediaan (stok) : 7.700 liter
• Jumlah migor yang disalurkan : 7000 liter.
Berdasarkan hasil Pemantauan didapati dua Toko yaitu Bintang Terang dan sepakat belum terdapat minyak goreng curah dan untuk Toko Aong penyaluran Migor Curah berlangsung aman terkendali.

Jumlah Migor Curah yang disalurkan sudah sesuai dan cukup untuk memenuhi stok kebutuhan masyarakat wilayah Kota Lahat.

Terkait situasi lapangan belum terdapat gejolak ataupun antrian pembelian minyak goreng di wilayah Kota Lahat

Dengan demikian masyarakat selalu di himbau agar tidak merasa takut adanya kelangkaan minyak goreng baik curah ataupun kemasan, polri dalam hal ini polres lahat akan selalu memantau, mengawal dan menindak oknum2 yang akan berusaha menimbun minyak goreng demi keuntungan pribadi.
(Liputan Tim Humas Polres Lahat)

Continue Reading

Popular