Connect with us

SMSI

Press Conference Ungkap Kasus Narkoba Penemuan Ladang Ganja di Desa Jemaring kec. Jarai Kab. Lahat.

Published

on

Lahat – Humas Polres Lahat, pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2022, pukul 13.00 wib bertempat di loby kantor Polres Lahat, Kapolres AKBP Eko Sumaryanto SIK,yang di dampingi oleh Waka polres lahat Kompol Feby Febriyana SIK, kasat Res Narkoba AKP Aliran Firman SH, Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan, dan kasi Humas polres lahat Iptu Sugianto, telah melaksanakan Press Conference ungkap kasus penemuan ladang ganja di desa Jemaring kec. Jarai Kab. Lahat.

Press Conference ungkap kasus tindak pidana tanaman ganja berdasarkan LP/A/40/III/2022/SPKT.Narkoba/Res lahat/Polda Sumsel, tanggal 22 Maret 2022, TKP desa Jemaring kec. Jarai kab. Lahat, tersangka An. Darham Apriansyah bin Suin, umur 46 tahun, alamat desa Jemaring kec. Jarai, denga Barang Bukti (BB) 6 batang tanaman ganja seberat 19,5 Kg.

Kapolres lahat menjelaskan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa saudara Darham menanam ganja di sela2 kebun cabai miliknya, selanjutnya pada hari Senen tanggal 21 maret jam 21.30 wib Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan SH beserta anggota mengamankan saudara Darham yang berada di balai desa Jarai dan selanjutnya Kapolsek menghubungi kasat Res Narkoba yang selanjutnya mendatangi TKP bersama anggota intelkam polres lahat.

Sesampainya di kantor Polsek jarai kasat narkoba dan personel lainya membawa tersangka untuk menunjukkan lokasi kebun cabai yg disela2 tanaman tersebut di tanami tanaman ganja, yang menurut keterangan tersangka untuk menyamarkan tanaman ganja agar tidak di ketahui oleh petugas.

Setelah di adakan penyisiran di dapat 6 batang tanaman ganja yang sudah berumur kurang lebih 7 bulan dan sudah siap panen setelah dilakukan penimbangan seberat 19.5 kg.

Tersangka dan Barang Bukti saat ini di amankan di polres lahat untuk penyidikan lebih lanjut, untuk mempertanggungkan perbuatanya karena telah melanggar Undang2 no. 101 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono SH

SMSI

Indahnya Ramadhan, SMSI Silampari Berbagi Takjil

Published

on

By

LubukLinggau, – Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat islam. Kali ini Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Silampari melakukan bagi-bagi takjil kepada masyarakat sekitar, tukang ojek, Tukang Becak, Tukang Parkir, dan pengendara yang melintas di jalan Yos Sudarso, Jum’at (15/4/22)
” Alhamdulillah di bulan suci Ramadhan kali ini, SMSI Silampari bisa berbagi kembali. takjil yang dibagikan, sebanyak 200 paket dan diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu, seperti Tukang Ojek, Abang Tukang becak, tukang parkir serta masyarakat yang melintas,” ungkap ketua SMSI Silampari Agus Hubya.

Lanjut Agus mengatakan, Tujuan pembagian takjil ini yakni saling membantu kepada sesama yang membutuhkan, dan sudah diagendakan setiap tahunnya dibulan suci ramadhan, apalagi kita sekarang ini masih mengalami pandemi Covid -19. Dirinya juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah mempercayakan kepada SMSI Silampari untuk membagikan takjil ini. Semoga dilancarkan rezky dan segala urusan dan karirnya,” ungkap Agus.

Continue Reading

SMSI

Pencapaian Rencana Strategis SMSI Dicatat MURI Dengan Jumlah Anggota Terbesar di Dunia

Published

on

By

 

Firdaus: Ini Pencapaian Kerja Bersama

JAKARTA— Sejak berdiri lima tahun lalu, 7 Maret 2017, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) telah mencapai titik-titik rencana strategis yang sangat mengesankan. Pencapaian itu dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Piagam Penghargaannya diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat 18 Maret 2022 di Galeri MURI Jakarta di lantai LG Mall of Indonesia (MOI), Jakarta.

“Kami bangga hari ini bertemu dengan orang-orang hebat, orang kreatif dan tangguh yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa. Indonesia butuh orang-orang seperti yang terpilih hari ini, supaya bangsa kita tidak ketinggalan bangsa lain,” kata Jaya Suprana yang didampingi Direktur Utama MURI Aylawati Sarwono.

Penghargaan MURI yang diterima SMSI kali ini menandai pencapaian strategis berupa besaran jumlah anggotanya per 31 Desember 2021 mencapai 1.761 pengusaha pers siber yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.

Jumlah anggota sebesar itu dinilai tim MURI merupakan jumlah terbesar di dunia, sehingga pantas diberi penghargaan.

Sekarang anggota SMSI berjumlah lebih besar lagi, sekitar 2000 pengusaha media siber. “Organisasi SMSI tengah meluas jaringannya hingga tingkat kota dan kabupaten. Sekarang ini sedang berjalan,” kata Firdaus

Sebelumnya, tiga tahun lalu, 28 Februari 2020, SMSI telah dianugerahi penghargaan MURI atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI dalam menyampaikan tulisan opini ‘Mendambakan Keadilan Sosial’.
Hanya dalam waktu 7,5 jam, opini yang disampaikan SMSI ke anggota sudah dimuat 571 media yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pencapaian yang dicatat MURI merupakan langkah strategis SMSI yang telah ditetapkan dalam roadmap atau time line organisasi dalam kurun waktu lima tahun sejak berdiri.

“Kami bersama teman-teman bergabung dan bangkit dari keterpurukan media yang dilanda disrupsi teknologi. Kami melangkah ke depan mengatasi persoalan. Dan, sekarang kami masuk ke dalam dunia terbaru yaitu mataverse,” kata Firdaus ketika diminta memberikan sambutan pada acara penerimaan penghargaan MURI yang dipandu oleh pembawa acara Awan Rahargo.

Firdaus hadir di Galeri MURI Indonesia bersama Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito (Dewan Pembina), Ervik Arisusanto dan Dar Edi Yoga, keduanya (penasihat SMSI), Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Mohammad Nasir, dan Humas SMSI Wisnu. Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Forum Pemred Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi.

Pencapaian SMSI perlu dicatat dan dirayakan sebagai tanda syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa. “Melalui pencatatan ini kami bisa merefleksikan kembali pencapaian yang telah diraih bersama, dan tentu kami akan lebih bersemangat,” tutur Mohammad Nasir.

Empat Peraih Rekor

Selain SMSI yang meraih penghargaan, ada tiga orang yang menerima penghargaan yang sama dalam waktu yang bersamaan.

Para penerima penghargaan MURI lainnya adalah seorang profesor dengan gelar doktor terbanyak, yakni empat. Dia adalah Prof Dr, Ir, Anastasia Sulistyawati, MS, MM, M.Mis, D.Th, Ph.D, D.Ag. Prof Sulis adalah Direktur Politeknik Internasional Bali.

Penerima lainnya adalah sastrawati Indonesia pertama yang karya bukunya dipajang di Perpustakaan Paris Peace Forum. Dia adalah Edrida Pulungan. Bukunya berjudul “The Peace Message of The Earth”.

Penerima berikutnya adalah Ir Herry Kiss dari V8 Sound & Satkomlek TNI yang berhasil merangkai instalasi sound system terpanjang dengan jangkauan 3,4 km dengan penonton sekitar 1,5 juta orang, dengan kualitas suara merata sama. Rangkaian sound system itu disiapkan ketika serah terima jabatan TNI di Cilangkap, Jakarta, 18 November 2021. (SMSI)

Continue Reading

SMSI

Pelaku Masih Berkeliaran Bebas, Kapolres Karawang Lambat Tangani Kasus Pengeroyokan Tiga Wartawan

Published

on

By

“Gambar : Ilustrasi Google”

Karawang – Penanganan Kapolres Karawang terhadap kasus pemukulan tiga wartawan oleh oknum aparat Desa Waluya di nilai Lambat.

Pasalnya, hingga kini para pelaku pengeroyokan terhadap tiga wartawan online masih berkeliaran bebes.

“Kami berharap para pelaku pengeroyokan tiga wartawan yang dilakukan oleh oknum aparat Desa Waluya segera di tangkap. Kapolres Karawang harus bergerak cepat jangan lambat seperti ini,”kata Nurdin Peles Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Karawang, Jumat 18/3/2022.

Menurut Nurdin Peles, para pelaku kasus pengeroyokan terhadap tiga wartawan online di Karawang hingga hampir dua pekan belum juga ada yang tertangkap.

Padahal kata Nurdin Peles, salah satu istri dari pelaku pengeroyokan sudah buka mulut bahwa ada dalang dari pengeroyokan tersebut. Jadi Kapolres Karawang harus menunggu apalagi untuk menangkap para pelakunya.

Lanjut Nurdin, kalaupun para pelaku kabur pastinya tidak akan jauh, karena para pelaku adalah oknum aparat desa.

“Sampai hari ini belum juga tertangkap ada apa ya? Gimana ini kinerja intel Polres Karawang masa belum juga menemukan para pelakunya,”tanya Nurdin Peles sambil merasa heran.

Menurut Nurdin Peles, aksi kekerasan terhadap wartawan tidak boleh di biarkan, polisi harus bertindak cepat menangkap pelaku dan otak intelektual pengeroyokan terhadap tiga wartawan tersebut.

Jika sampai pekan depan Polres Karawang belum juga bisa menangkap para pelaku pengeroyokan tiga wartawan tersebut kami dari SMSI Karawang akan mengirim surat kepada Kapolda Jawa Barat dan Kapolri terkait kasus tersebut.***

Continue Reading

Popular