Connect with us

HUKUM & KRIMINAL

Ketua DPP Ormas GRPK – RI Pengadilan Negeri Lahat Bertindak Seadil-adilnya Dalam Penanganan Sidang Kasus Kades Muara Pinang

Published

on

,

Lahat – Sidang Praperadilan atas penangkapan Herman Samsi Kepala Desa Gedung Agung Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang digelar Pengadilan Negeri Lahat Kamis, 28 April 2022 mulai pukul 09.30 WIB menghadirkan saksii Mustari warga Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang.

Hadir dalam sidang ini Mastuti istri dari Herman Samsi  didampingi tiga penasihat hukum (PH) dari Managing Lartner Herman Hamzah, SH, Pasten hack,  SH dan Sujoko Bagus,SH. yang dalam kasus  ini diduga pihak kepolisian saat melakukan penangkapan suaminya tidak sesuai SOP. Karena menurut Mastuti saat diwawancarai awak media penangkapan suaminya itu layaknya penangkapan seorang teroris yang melibatkan puluhan anggota brimob mendatangi rumahnya.

“Saat itu  kejadiannya sekira jam 03.15 dini hari, saya mengira perampok karena pintu rumah saya ketka dilihat di CCTV  dipaksa di buka menggunakan palu besi besar (Godam) oleh anggota brimob, dan setelah mengetahui bahwa itu polisi suami saya langsung mengangkat tangan dan duduk bersimpuh serta menuruti perintah polisi tanpa melakukan perlawanan,” Mastuti berkisah usai mengikuti sidang tersebut.

Mastuti juga membantah kalau barang bukti yang didapatkan polisi saat menggeledah rumahnya yang menemukan barang bukti berupa suntikan, timbangan digital dan senpi itu tidak sesuai apa yang telah dituduhkan oleh polres Empat Lawang.

“Suntikan itu milik bidan yang melakukan posyandu di rumah saya, dan timbangan digital itu milik saya karena saya gunakan untuk menjual beli perhiasan (Emas) sedangkan senpi itu sudah tidak bisa digunakan lagi (Rusak, red) dan itupun bukan senpi melainkan air soft gun,” Jelasnya.

Dark jalanya sidang hari ini PH Herman Hamzah mengatakan bahwa Timnya mengaku puas dengan hasil sidang hari di Pengadilan Negeri Lahat.

“Hari ini merupakan sidang lanjutan Prapeadilan dengan mendengarkan keterangan dari Saksi Ahli yakni Bapak Dr. Yuli Asmara, SH,M.Hum yang merupakan seorang Pakar hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum di Palembang dan kami sangat puas dengan apa yang dijawab oleh beliau atas pertanyaan kami dalam sidang, serta kami juga bisa menghadirkan saksi lainya salah satu warga Muara Pinang,”ujar Herman.

Sidang lanjutan praperadilan ini dibuka dan terbuka untuk umum salah satunya hadir menyaksikan jalanya sidang Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Ormas GRPK-RI Gerakan Rakyat Peduli Keadilan Republik Indonesia Saryono Anwar S.sos, tokoh Masyarakat yang satu dengan tegas atas kasus ini menghimbau kepada Hakim Pengadilan Negeri agar dpat memberikan keputusan seadil-adilnya .
“Prngadilan merupakan Malaikat Hukum dinegeri ini saya sangat mengharapkan agar Hakim dapat memutuskan hasil akhir dari setiap persidangan ini dengan seadil-adilnya,”Tegasnya dihadapan Wartawan.

Sidang lanjutan kasus penangkapan Kepala Desa di Kabupaten Empat Lawang ini berakhir Pukul 11.00 WIB dan akan dilanjutkan pada sidang berikutnya Tanggal 09 Mek 2022.

Liputan :AdeSs.com.

 

 

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Pulau Pinang Berhasil Tangkap Pencuri Sepeda Motor

Published

on

By

Lahat – Tindak pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPida dengan dasar Laporan LP.B/ – /III/2022/SUMSEL/RES LHT/SEK PULAU PINANG, tanggal 17 Maret 2022.
Perkara pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana.
Diungkapkan Kapolres Lahat melalui Kasubsi Humas Polres Lahat bahwa
Pada hari Kamis tanggal 17 Maret 2022 sekira jam 01.30 WIB bertempat di Desa Lesung Batu Kec. Pagar Gunung Kab. Lahat telah terjadi tindak pidana pencurian sepeda motor milik korban yang terparkir di bawah rumah.
‘Pencurian dengan cara pelaku Yiki masuk kedalam perkarangan bawah rumah korban lalu mengambil sepeda motor dengan cara mendorongnya sejauh lebih kurang 100 Meter, pada saat itu, aksi pelaku Yiki Ariansyah dilihat oleh saksi Hinci yang berteriak memanggil saksi Asuan, melihat perbuatannya dipergoki oleh warga, pelaku langsung kabur.
Akibat kejadian tersebut melalui Kepala Desa Lesung Batu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulau Pinang,” Ujar Kapokres Lahat didampingi Kapolsek Pulaj Pinang Iptu Amrin Prabu,SH dan Kasubsi Humas Aiptu Lispono, SH

Atas lapporan tersebut Pada hari Kamis tanggal 17 Maret 2022 sekira pukul 03.30 Wib bertempat di Desa Lesung Batu Kec. Pulau Pinang, telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor yang mengaku bernama Yeki Ariansyah dan Regi Dewantara. Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap kedua pelaku di kediaman pelaku Yeki Ariansyah di Desa Tanjung Menang Kec. Tanjung Tebat Kab. Lahat, dan berhasil diamankan 1 (satu) unit sepeda motor Fiz R warna hitam tanpa plat (grandong).
Penangkapan dipimoin langsung oleh Kapolsek Pulau Pinang Iptu Amrin Prabu dan Kanit Reskrim Pulau Pinang Aipda Dodi Permana,SH,MM bersama personil Polsek Pulau Pinang.
“Kemudian kedua tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor supra X warna hitam (milik korban)
– satu unit sepeda motor KTM waran orange (milik pelaku Yiki)
– satu unit sepeda motor Fiz R warna hitam ( diamankan dari rumah pelaku Yiki) diserahkan ke Unit Pidum Polres Lahat guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,”pungkas Lispono.
Publish Adess

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Tebing Tinggi Empat Lawang, Hadiri Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Lahat.

Published

on

By

Lahat –  Asmi bin Udi (Alm) dan Adam Malik bin Ahmad Rifai, warga Desa Rantau Tenang  Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan yang ditangkap Anggota Kepolisian Polsek Tebing Tinggi di Area Sabung Ayam seputar kediamanya kini bisa bernapas lega dan tidur dengan nyenyak tanpa ada rasa ketakutan lagi, sebab kasusnya telah  berakhir di Pengadilan Negeri Lahat. (14/3).

Dari kedua belah pihak antara Kuasa Hukum Tersangka Asni dan Adam yakni Jilun, SH, MH dan Rekan Alpanto, SH,MH selaku Pemohon dan dari pihak Kepolisian yang dihadiri langsung oleh Kapolsek Tebing Tinggi AKP. M Aidil Fitri, SH,MM didampingi Kanit Res Iptu Basri selaku Termohon kedua belah pihak sepakat untuk mengambil langkah damai dan mencabut pengajuan perkara diruang sidang Pengadilan Negeri Lahat Pukul 14.30 WIB.

Ditemui di Pengadilan Negari Lahat  Kuasa Hukum Jilun, S.H., M.H didampingi Alpanto Wijaya, S.H., M.H, mengatakan, bahwa pihaknya menghormati pihak kepolisian Polsek Tebing Tinggi dalam melakukan penegakan hukum terhadap penyakit masyarakat, seperti judi, narkoba, prostitusi dll, yang mengganggu kehidupan masyarakat, namun kami berharap tindakan aparat tersebut tepat sasaran, artinya orang yang benar-benar melakukan penyakit masyarakat tersebut.

“Karena kasus penyidikan terhadap Adam dan Asmi masih dalam proses, dan pihak Polsek Tebing Tinggi sudah sepakat akan melakukan proses hukum secara tepat sasaran, dan untuk kasus Adam dan Asmi menunggu hasil penyidikan dan gelar perkara, dan apabila tidak cukup bukti maka meminta Pihak Polsek Tebing Tinggi untuk menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3),”ujar Jilun sebelum masuk ruang sidang di Pengadilan Negeri Lahat.

Sementara Kapolsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang mengatakan bahwa adanya penangkapan terhadap warga Desa tersebut karena sebelumnya sering mendapat laporan dari warga setempat bahwa disekitar lokasi tersebut diduga  sering diadakan sabung ayam bahkan mengarah dalam bentuk perjudian.

“Niat kami selaku penegak hukum ingin nenjadikan wilayah hukum kami bebas dari apapun bentuk kejahatan, dari informasi yang disampaikan dari masyarakat kepada kami, bahwa dilokasi tersebut sering diadakan sabung ayam, sehingga kami tindak lanjuti, karena judi sabung ayam juga termasuk dalam kejahatan Penyakit masyarakat, kamipun perintahkan anggota untuk melakukan tindakan, adapun saat penangkapan kedua warga tersebut keduanya berada tidak jauh dari lokasi sabung ayam, dan adanya penangkapan terhadap saudara Asmi dan Adam untuk mendalami lebih lanjut kegiatan sabung ayam tersebut, percayalah pada kami Kepolisian tetap komitmen dalam melayani dan mengayomi serta melindungi Masyarakat,”ujar Aidil.

Atas kesepakatan kedua belah pihak antara Kuasa hukum Tim Kuasa Hukum Adam dan Asmi serta Polsek Tebing Tinggi dihadapan hakim Chrisinta Dewi Destiana, S.H. telah sepakat untuk melakukan pencabutan perkara dan telah diputuskan sehingga atas dasar surat yang  didaftarkan pada Pengadilan Negeri Lahat dengan Register Nomor:02/Pid.Pra/2022/PN.Lht, tanggal 2 Maret 2022, dicabut.

Liputan AdE, ss.com.

 

 

 

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

Gara – Gara Handphone Saiful Tujah Mantan Sang Istri

Published

on

By

KIKIM TIMUR – Seorang  Ibu rumah tangga 42 Tahun, Alamat  Desa Lubuk layang ilir Kec. Kikim timur Kab. Lahat melaporkan sebuah kejadian pembunuhan terhadap salah satu Warga Pada hari Minggu tanggal 06 Februari 2022 sekira jam 01,00 WIB. bertempat di gedung serba guna Desa Lubuk Tampang Kec. Kikim Timur Kab. Lahat,
Kejadian ini tepatnya saat acara hajatan warga terhadap korban Dedi  Mulyadi (MD) (42),  pada saat korban sedang menonton orgen tunggal dilokasi kejadian tiba-tiba korban didatangi oleh seorang laki-laki yang sudah memegang 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau dengan menggunakan tangan kanannya selanjutnya menusuk korban dari depan pada bagian dada depan sebanyak 1 kali, Akibat dari kejadian tersebut korban langsung tersungkur dilokasi kejadian dan meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto, SIK, yang disampaikan Kaubag Humas Aiptu Lispono, SH, dalam ugkap Kasus tindak pidana pembunuhan  (Pasal 338 KUHP ) dengan dasar LP/B- / 02 / III / 2022 /SUMSEL/RES LHT/SEK KIMTIM. TGL 06 maret 2022.

Atas kejadian pembunuhan tersebut pihak kepolisian telah menghadirkan beberapa orang saksi antara lain Topan Heriyanto, 34 tahun
Pekerjaan : tani
Alamat : Desa Lubuk layang ilir Kec. Kikim timur Kab. Lahat
Dan Dedi Muliyani 40
Pekerjaan : Buruh
Alamat : Desa Lubuk layang ilir Kec. Kikim timur Kab. Lahat serta Ana Marya Umur : 24
Pekerjaan : IRT
Alamat : Desa Muara empatang Kec. Kikim timur Kab. Lahat, jugaSaipul Effendii Bin Tohir Petani 42 tahun berlamat di Desa jaga bata Kec. Kikim Selatan Kab. Lahat
Dari keterangan beberapa orang saksi tersebut Pihak Kepolisian Polres Lahat langsjng bergerak untuk menanhkap pelaku sehingga pada hari Senin tanggal 08 Maret 2022 sekira pukul 03.00 Wib bertempat di rumah makan pagi sore Indralaya jalan lintas Sumatra kab. Ogan ilir, tim gabungan opsenal satreskrim Polres Lahat  dan Polsek Kikim Timur telah melakukan penangkapan terhadap Tersangka, Saiful Efendi Bin Tohir,

“Dari keterangan saksi Polres Lahat telah menangkap pelaku yang sebelumnya diketahui akan melarikan diri dan pada saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan tersangka, setelah berhasil dilakukan penangkapan tersangka menerangkan alat yang digunakan berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna coklat panjang sekitar 10 Cm dibuang oleh tersangka dilokasi kejadian,selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti 1 (satu) helai celana Levis panjang warna biru  dibawa kepolres lahat guna diperoses sesuai hukum yang berlaku,’ujar Lispono

Atas kejadian ini Pllres Lahat telah mengamankan pelaku dan barang bukt antara lain :
– 1 (satu) helai baju kaos oblong lengan pendek warna abu-abu
– 1 (Satu) helai celana kain pendek warna hitam
– 1 (satu) unit handphone merk Oppo Reno warna hitam
– 1 (satu) helai celana Levis panjang warna biru
Adapun motif dari kehadian ini karena Tersangka cemburu karena istrinya masih berkomunikasi dengan korban  (mantan suami) melalui handpone.
Realise humas polres lahat
Editor publisb Ade.

 

Continue Reading

Popular