Connect with us

LAHAT

PT. Green Lahat Tepati Janji Aspal Jalan Desa Danau dan Singapure Untuk Masyarakat.

Published

on

LAHAT — Bentuk kepedulian Perusahaan terhadap masyarakatnya. PT. Green Lahat atau ( Manggala Group) menyelesaikan kegiatan pekerjaan peningkatan Jalan Desa sepanjang 1,5 Kilometer yang bertempat di Simpang Danau, Desa Singapure Kecamatan Kora Agung Kabupaten Lahat. Minggu (01/05).

Dengan selesainya perkerjaan Jalan atau pengaspalan Hotmix yang berada Simapang Danau, Peningkatan jalan tersebut melalui Dana CSR PT. Green Lahat (Manggala Group).

Dimana Kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan PT Green Lahat tersebut merupakan akses jalan bahkan ini impian dari Masyarakat Desa Singapore yang mana jalan tersebut sudah selesai di bangun oleh Pihak perusahaan. Dengan Terealisasinya pekerjaan tersebut membuat masyarakat Desa Singapure menaruh rasa senang yang tak terhingga dari masyarakat setempat kepada PT Green Lahat.

Dikatakan oleh Arsito selaku tokoh masyarakat Desa Singapure Kecamatan Kota Agung mengucapkan terima kasih kepada PT. Green Lahat,  atas selesai di bangunnya jalan dari simpang Danau ke Desa Singapure.

“Alhamdulillah aku mewakili Masyarakat Desa Singapure ucapkan terimakasih kepada pihak PT Green Lahat, dengan pengaspalan jalan ini sangat kami rindukan, bahkan sekarang Alternatif jalan sekrang sudah bagus dan baik, sehingga memudahkan kelancaran masyarakat dalam beraktifitas,”ucap Arsito dengan senang hati.

Hal ini dikatakan oleh Managemen Perusahaan PT Green Lahat melalui Menager Humas dan Keamanan PT Green Lahat Kastiono ia mengatakan.

“Ini merupakan perhatian perusahaan terhadap masyarakat desa, dan juga ini  pihak perusahaan PT Green Lahat telah menepati janjinya ke Masyarakat serta jalan ini sudah selesai pembangunan tahap ke-2. Semoga jalan ini bermanfaat bagi masyarakat dan  kepada masyarakat pengguna jalan untuk menjaga Infrastruktur ini, agar bisa dapat dinikmati dalam jangka panjang,”ujar Kastiono.

Realise Humas GL

 

LAHAT

Begini Penjelasan Kejari Lahat Atas Isyu Eforia Saweran di Acara Perpisahan

Published

on

By

LAHAT – Desas-desus isyu adanya dugaan oknum Kasi yang menghamburkan uang “Sawer” dalam acara perpisahan Kasi Barang Bukti Dan Barang Rampasan pada Senin tanggal 23 Mei 2022 kemarin di Kejaksaan Negeri Lahat yang sempat viral di Media Sosial dan diberitakan di beberapa media online termasuk sebuah stasiun tivi swasta, juga menyita perhatian khusus oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan Kejaksaan Agung RI.
Menurut keterangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat, Nilawati, SH, MH melalui Kasi Inteligen, Faiysal yang disampaikan Staffnya M. Abby Habibullah, SH dan Noval Andika, SH, kronologi awal, pada pagi hari Senin tanggal 23 Mei 2022 sekira pukul 10.00 WIB, Kejaksaan Negeri Lahat menggelar acara perpisahan Kasi BB yang akan bertugas ke Muko-Muko Provinsi Bengkulu.

Agar acara tersebut terlihat meriah dan menghibur Kasi BB yang akan meninggalkan Markas Kejari Lahat, maka Kajari Lahat meminta semua Pegawai yang sedang tidak bertugas sidang maupun ada pekerjaan internal untuk hadir dan mengikuti acara tersebut.

“Sebelum acara dimulai, memang ada Kajari memberikan beberapa jumlah uang kepada para Pegawai sekedar sebagai uang penyemangat dan suport terhadap acara tersebut supaya terlihat lebih meriah. Namun uang tersebut tidak dihamburkan, melainkan dipegang saja”, demikian dijelaskan Noval.

Mengenai adanya berita yang menyebut bahwa yang dihamburkan dalam video tersebut adalah uang, M. Abby Habibullah, SH dengan tegas mengatakan bahwa yang dihamburkan itu bukanlah uang melainkan kertas yang dipotong-potong hanya sekedar untuk “Euforia” atau wujud perasaan gembira dan bersenang-senang saja.

“Jadi, pas acara berlangsung ada teriakan dari salah satu pegawai (Ayo Pak Kasi, Sawer). Karena ingin menghidupkan suasana agar lebih meriah lagi, Pak Kasi Datun, Oktriadi Kurniawan, SH, MH kemudian langsung masuk ke ruangannya dan meotong-motong kertas HVS hingga seukuran uang kertas”, terang Abby.
Kemudia, lanjut Abby, Kasi Datun kembali lagi ke lokasi acara. Setiba di lokasi acara, Kasi Datun lalu naik ke panggung dan melemparkan lembaran-lembaran kertas yang dipotong-potong tersebut ke arah kerumunan Pegawai yang sedang berjoget.

“Nah, kertas-kertas itulah yang dianggap menghamburkan uang tersebut seperti yang terlihat di video yang beredar itu. Bukan uang Saweran. Sehingga tampak ibu-ibu dan Pegawai lainnya berlomba-lomba memperebutkan kertas tersebut yang ternyata hanyalah kertas biasa, atau istilah orang-orang sekarang itu disebut Prank dimaknai sebagai suatu candaan atau goyonan yang dapat dikatakan membohongi seseorang dan bersifat mempermainkan”, beber Abby.
Oleh seseorang yang hadir dan merekam acara tersebut, video itu kemudian diupload ke sebuah akun Media Sosialnya. Selanjutnya, besar kemungkinan video tersebut diambil dan dijadikan sebuah materi berita.

“Sehingga muncullah berita yang menyebar isyu, bahwa oknum Jaksa Kejari Lahat hamburkan uang saat acara perpisahan itu. Padahal, pewarta yang bersangkutan sama-sekali belum konfirmasi ke kami selaku pihak yang menjadi objek berita. Yang jelas, tidak ada kata Saweran dan hamburkan uang dalam kegiatan itu”, tambahnya.

Setelah berita di sebuah stasiun tv beredar, maka ada beberapa Wartawan yang mengkonfirmasikan hal tersebut ke pihak Kejari Lahat melalui Kasi Inteligen, Faisyal. Oleh Kasi Inteligen, dijawab bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Faisyal menegaskan, jika uang Sawer itu adalah kertas dan tisu piring yang dihamburkan untuk membuat acara semakin meriah.
” Itu bukan uang, tapi kertas dan tisu piring. Memang jika dilihat dari jarak jauh nampaknya seperti uang, tapi itu bukanlah uang,” jelas Faisyal.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak beropini negatif dulu sebelum memastikan dengan jelas, apakah yang disawer itu benar-benar uang ataukah bukan.

“Namun setidaknya kami dari pihak Kejaksaan Lahat menyampaikan permohonan maaf jika hal yang dilakukan itu mengundang respon baik dari masyarakat maupun media. Dan ini dapat menjadi pembelajaran untuk kita ke depannya,” ungkap Faisyal, seperti yang dikutif dari sebuah media online.

Hari ini, disampaikan Abby, pihak Kejari Lahat melalui Kasi Inteligen dan beberapa Staff Intel berangkat ke Kejati Sumsel memenuhi panggilan, guna mengkklarifikasi dan menyamakan persepsi terkait berita-berita yang beredar tersebut.

Bahkan Barang Bukti (BB) potongan kertasnya, disebutkan Abby, diminta oleh pihak Kejati. Itu semua sudah dikumpulkan lagi dan dibawa untuk diserahkan ke Kejati.

“Nanti akan diceritakan hal yang sebenarnya terjadi saat acara kemarin berlangsung. Selanjutnya, bagaimana langkah yang diambil pihak Kejati, itu bukanlah wewenang kita untuk menjawab”, tutup Abby, saat dimintai keterangan, Selasa (24/5/2022). (SMSI LAHAT)

Continue Reading

LAHAT

Pemkab Lahat Siap Tindak Lanjuti Tuntutan Petani Sawit

Published

on

By

Lahat – Pemerintah Kabupaten Lahat menyatakan siap penuhi pernyataaan sikap yang disampaikan oleh DPD Apkasindo (Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Kab. Lahat dalam aksi Damai yang digelar dihalaman Pemka  Lahat, Selasa 17 Mei 2022.

Lebih dari 100 orang Petani Sawit mendatangi tempat kerja Bupati Lahat langsung menyampaikan orasi atas tujuan kedatangannya dibawah kordinator Suwandi Warga Sp3 Desa Sukamakmur Kecamatan Gumai Talang dan langsung diterima Bupati Lahat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Lahat Candra ,SH, MM

Dalam orasinya Suwandi mengatakan bahwa aksi ini dilatar belakangi adanya Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO” yang diduga menyebabkan anjloknya harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit sehingga berdampak pada perekonomian rumah tangga petani sawit se-Indonesia.

“Sejak adanya larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO saat ini ekonomi Petani menjadi semakin sulit  untuk bangkit sebab harga TBS Tandan Buah Segar Kelapa Sawit menjadI anjlok darj sebelumnya kisaran  3200 Rupiah sekarang hanya 1000 Rupiah, sehingga kamI meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lahat agar kiranya dapat memcarikan solusi agar Petani Sawit tetap semangat untuk berkebun,”tegasnya.

Ada 3 Tuntutan  dalam aksi yang digelar DPD Apkasjndo antara lain.
1. Meminta Bupati Lahat untuk mengambil kebijakan terhadap turunnya harga TBS Sawit di Kabupaten Lahat;
2. Meminta Bupati Lahat untuk menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk meninjau ulang kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta bahan bakunya;
3. Meminta Bupati Lahat untuk mencabut izin PKS yang membeli dengan sangat murah TBS petani sawit;

Sementara Tujuan Aksi diantaranya adalah :
-Meminta Presiden Joko Widodo, melalui Bupati, Untuk Meninjau Ulang Kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta Bahan Bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS Petani;
-Meminta Bupati mendukung distribusi MGS terkhusus yang subsidi BPDPKS di Kabupaten Lahat;
-Meminta Bupati Lahat supaya memerintahkan Kepala Dinas Perkebunan supaya melakukan investigasi ke PKS-PKS, supaya tidak secara sepihak menetapkan harga TBS Petani, namun harus sesuai dengan penetapan harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi.
-Meminta Bupati supaya mendukung pendirian PKS dan Pabrik Minyak Goreng Petani di Kabupaten Lahat.

Usai menyampaikan orasi sekitar  pukul 11.00 hingga pukul 12.00 WIB, bertempat di Ruang Kerja Sekda Lahat dilaksanakan rapat mediasi langsung dipimpin Sekda Lahat . Candra, S.H., M.M. dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Kab. Lahat Vivi Angyama, S.STP., M.Si., Kasat Binmas Polres Lahat AKP Samsuardi, Kanit II/Ekonomi IPDA Dahyan Karni dan 5 orang perwakilan peserta aksi

Sehubungan dengan permasalahan anjloknya harga TBS kelapa sawit mewakili Pemkab Lahat yang disampaikan Sekretaris Daerah akan melakukan langkah-langkah antara lain

1) Membuat surat ke Presiden RI mencabut larangan sementara ekspor Minyak Mentah (CPO);
2) Membentuk Tim Inspeksi Mendadak
(SIDAK) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh wilayah Kab. Lahat;
3) Membuat surat kepada
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat untuk tetap menerima dan membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari petani sesuau harga standar yang ditetapkan oleh
Dinas Perkebunan Prov. Sumsel;
4) Sesuai Pergub No. 20 Tahun 2020 ttg Petunjuk Pelaksanaan Penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun disarankan petani swadaya atau Koperasi Unit Desa (KUD) untuk segera dimitrakan dengan Pabrik
Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat;
5) Mengundang pimpinan Pabrik Kelapa
Sawit (PKS) dan perwakilan petani
kelapa sawit di seluruh Kab. Lahat untuk dialog dengan bapak Bupati;
6) Berkaitan dengan distribusi minyak goreng dan pabrik minyak goreng diserahkan ke Dinas Perindustrian dan  Perdagangan atau Dinas Koperasi Kab. Lahat.

“Sebelum saudara – saudara hadir disini kami dari Pemerintah Kabupaten Lahat, telah nelakukan Inspeksi ke beberapa Perusahaan Sawit diantaranya PT Lonsum dan PT. SMS yang ada dI Kabupaten Lahat dengan hasil akan nengupayakan kembali harga yang stabil sehingga para Petani Sawit lebih sejahtera,”ujar Candra saat menemui para peserta aksi dihalaman Pemkab Lahat.

Continue Reading

LAHAT

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah Ini 4 Pesan Bupati Lahat Untuk Masyarakat

Published

on

By

Lahat – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Agama menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah dalam Sidang isbat digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2022). Sidang ini dihadiri terbatas secara fisik karena masih dalam kondisi pandemi Corona. Sejumlah undangan mengikuti sidang isbat secara online.
Menetapkan Hari Raya Idul Futrj 1443 Hijriah jatuh pada harj Senin 2 Mei 2022, langsung disambut gembira oleh masyarakat Lahat.

Detk – detik penentuan Hari Raya ini terpantau disetiap Masjid saat menjelang sholat Isya belum mengumandangkan Takbir tanda malam Hari Raya.
Namun setelah Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas melalui siaran Televisi Nasional, mengumumkan bahwa harj raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 2 Mei 2022 langsung berkumandang Takbir Akbar sebelum Adzan sholat Isya berkumandang bersamaan dengan turunya hujan yang cukup deras menyambut hari kemenangan bagi kaum muslim.
“Alhamdulillah besok jadi Hari Raya Idul Fitri malam ini takbiran “ujar Mirna salah satu ibu Rumah Tangga warga desa Manggul Lahat yang terlihat gembira saat mendengar suara Takbiran pertama dari salah satu Masjid.
Dirinya tidak merasa sia-sia mempersiapkan penyambutan hari kemenangan ini dengan berbagai masakan dan makanan untuk disajikan bagi kelyarga dan kerabatnya yang akan bersilaturahmi.

Sementara Pemerintah Kabupaten Lahat melalui surat Edaran Bupati Lahat nomor :400/367/III/2022 mengajak masyarakat Kabupaten Lahat untuk bersama-sama  merayakan hari Kemenangan ini dengan melaksanakan sholat Ied berjamaah di Lapangan Seganti Setungguan Ex MTQ Kelurahan Kota Baru Lahat pada Hari Senin pukul 06.30 WIB.
Dalam surat edaran yang ditandangani langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang juga berpesan dengan beberapa catatan antara lain :
1. Mematuhi Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker
2. Membawa alas/sajadah masing-masing
3. Berwudhu di numah masing-masing
4. Sebagai alternatil jika terjadi hujan atau halangan lainnya
Maka pelaksanaan shalat idul fitri dialihkan ke Masjid AL-Mutaqin Lahat

Publish Ade Lahat.

Continue Reading

Popular