Connect with us

KABAR BERITA

HUT HBA Bupati Lahat Saksikan Kejari Lahat Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

Published

on

Lahat – Pemusnahan Barang Bukti Inkracht Periode Bulan Januari sampai dengan 1 Juli 2022 antara Barang bukti tindak Pidana Narkotika sebanyak 59 (lima puluh sembilan) perkara 1. GANJA, – 1111173 (seribu serratus sebelas koma satu tujuh tiga) gram. 2. Metamfetamina – 143,509 (serratus empat puluh tiga koma lima nol sembil . 3. MDMA – 1,234 (satu koma dua tiga empat) gram. Serta barang bukti lain seperti alat hisap shabu, baju, celana, tas, Handphone, timbangan serta barang bukti lainnya telah dimusnahkan di halaman Kantor Kejaksaa. Negeri Lahat 19 Juli 2022..

Pemusnahan Barang Bukti dark hasil kejahatan yang telah kuat secara hukum inj disaksikan langsung Bupati Lahat Cik Ujang serta Sekda Lahat dan unsur Forkompinda serta Ketua MUI Lahat dan Wartawan Media Cetak.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nilawati, SH, MH mengatakan selain barang bukti Narkotika dan obat terlarang juga ikut dimusnahkan barang -barang lainya seperti senjata tajam dan alat komunikasi.
” Tindak pidana terhadap orang dan harta benda sebanyak 50 (lima puluh) perkara. Barang bukti: Senjata Api: 1 (satu) pucuk dan 3 (tiga) butir peluru. Senjata Tajam: 7 (tujuh) bilah Serta barang bukti lain seperti keranjang sawit, buah sawit yg telah busuk, baju, celana, tas, Handphone dan tindak pidana terhadap keamanan Negara mengganggu ketertiban umum sebanyak 14 (empat belas) perkara. Dengan barang bukti baju, celana, sim palsu, alat pembuat SIM palsu, serta barang bukti lainya ikut dimusnahkan.,”ujarnya.
Kegiatan pemusnahan barang bukti kejahatan ini berkaitan dengan hari Baktj Adhiaksa ke 62 tahun 2022, yang juga dilaksanakan berbagai lomba antar pegawai Kejari Lahat juga Bakti Sosial berupa Donor Darah dan lainya.
Liputan Ade SS.

 

KABAR BERITA

Viral Video Emak-Emak Usir Paksa Pekerja pendirian Tower Seluler

Published

on

By

Author : Tim

LAHAT – Puluhan warga RT 07a RW 03 Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, usir paksa pekerja pendirian tower BTS Seluler dan mendatangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) Kabupaten Lahat guna mempertanyakan persoalan keluarnya IMB Pendirian Tower milik PT Mitratel Tbk. Senin (15/08).

Sangat disayangkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) Kabupaten Lahat tidak ada ditempat, akhirnya warga ditemui oleh Seketaris bersama Kabid- kabid DPM dan PTSP untuk mendengarkan persolan warga yang ada.

Menurut keterangan salah satu warga Lili, mengatakan pada hari ini warga RT 07a, Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Lahat datang ke Dinas DPM dan PTSP Kabupaten Lahat untuk menanyakan soal IMB yang sudah terbitkan oleh Dinas Perizinan Lahat.

“Waktu tanggal 3 Agustus 2022 kami warga melayangkan surat ke Dinas Perizinan menyampaikan warga tetap menolak dan sampai saat ini belum ada penyelesaian dengan warga,”ucapnya.

Masih katanya tiba- tiba IMB tower keluar tanggal 20 Juli 2022 dan di pasang pak RT di samping tower di dekat Masjid pada tanggal 13 Agustus 2022, dari cerita awal sudah sangat jelas jika permasalahan ini belum selesai tapi mengapa Kepala Dinas Perizinan mengeluarkan surat izin IMB tersebut

“Kami warga RT 07a menemukan salah satu dokumen diduga dipalsukan untuk melengkapi syarat administrasi mengurus IMB milik PT Mitratel Tbk tersebut,”teriaknya dihadapan Seketaris Dinas DPM dan PTSP.

Continue Reading

KABAR BERITA

Antisipasi Terjadi Laka Lantas PT BMS Tutup Jalan Berlubang

Published

on

By

 

LAHAT – Dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas terutama bagi pengendara Kendaraan ringan roda 2 dan roda 4 dijalan Lingkar Sumatera Desa Manggul Lahat, PT Bara Manunggal Sakti (PT. BMS) lakukan peutupan jalan berlubang, hal ini merupakan perhatian terhadap lingkungan sekitarnya dan kembali mendapat apresiasi. Pemerintah Desa (Pemdes) Manggul Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat kembali mengangkat jempol terhadap perusahaan tambang PT Bara Manunggal Sakti

Perusahaan pengolahan Batu Bara ini, saat ini sedang melakukan perbaikan jalan lintas Sumatera tempat di Desa Manggul di beberpa titik jalan yang berlubang dari PT BMS sampai dengan pertigaan Rel Kereta Api Desa Manggul.

Iwan salah satu warga Desa Manggul sangat berterima kasih kepada pihak Perusahaan yang telah peduli untuk melakukan perbaikan jalan Lintas. Di mana, sebelum dilakukan perbaikan jalan tersebut sangat berlubang.

”Alhamdulillah PT BMS telah melakukan perbaikan jalan yang berlubang, akhirnya kami bisa menikmati jalan yang bagus juga, Ini tentunya bukti kepedulian pihak Perusahaan terhadap masyarakat di wilayah kerja perusahaan,” kata Iwan.

Kepala Desa Manggul, Hermansyah yang juga dikonfirmasi melalui telpon selulernya, mengatakan sangat mengapresiasi tindakan PT Bara Manunggal Sakti yang melakukan perbaikan jalan berlubang di wilayah Pemerintahannya.

“Jalan tersebut memang banyak lubang sangat besar besar takutnyo rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih pihak perusahaan PT. BMS Ini bukti kepedulian perusaahan kepada masyarakat dan saya mewakili masyarakat sebagai Pemerintah Desa sangat mengapresiasi itu,” ujar Hermansyah.

Continue Reading

Desa

Pesan Gubernur Sumsel Lestarikan Budaya Bekarang Bupati Lahat Tegas Sampaikan Ini Kepada Masyarakat

Published

on

By

LAHAT – “Bekarang ini tradisi daerah yang dilestarikan oleh nenek moyang kita juga untuk menguatkan silaturrahmi antar warga” pernyataan ini disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru didampingi Bupati Lahat, Cik Ujang dalam giat yang dilaksanakan  didesa Tanjung Raya kecamatan Speksu Kabupaten Lahat bersama masyarakat Desa Tanjung Raya, di lubuk larangan sungai saling, Rabu ( 20/7/2022 ).

Sebagai ungkapan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini Bupati Lahat,Cik Ujang atas nama Pemerintah kabupaten Lahat menyampaikan, mengucapkan terima kasih kepada Camat, kades Tajung Raya yang telah mengundang Bupati dan Gubernur ke Kecamatan Speksu dalam rangka berkarang di Lubuk Larangan di Desa Tanjung Raya ini.

“Di Desa ini Pak Gubernur ada lubuk larangan, lubuk larangan ini tidak boleh mancing apalagi mutas dan strum, karena ikan ini nantinya akan diambil bersama-sama dan ini adalah kebudayaan kita dari nenek moyang kita,maka dari itu kita terus bina, menjaga kelestariannya supaya ikan-ikan tetap ada, tolong dijaga lubuk larangan ini laporkan jika ada yang merusak kelestarian lubuk Larangan ini,” ucapnya..

Hal ini juga dikatakan oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru bahwa, berkarang merupakan simbul adanya lubuk larangan, ini warisan leluhur, untuk mengingat kita pentingnya kelestarian alam, seperti masih banyaknya ikan di aliran sungai, tandanya daerah aliran sungai, hutan dan sumber air di hulu terjaga..” tegas HD.

Dalam sambutannya Kades Tanjung Raya Hingki Haipun menyampaikan, mengucapkan terima kasih kepada guburnur sumatera selatan Herman Deru dan bupati Lahat Cik Ujang yang telah berkenana memenuhi undangan masyarakat Pseksu.

“jujur kami bersama warga seakan tidak percaya kehadiran bapak-bapak di Pseksu,
Inilah orang pertama pemimpin Sumatera Selatan datang datang didesa kami, ini sejarah bagi kami ternyata beliau hadir, ini membuktikan bahwa mereka cinta dengan masyarakat pseksu,” tuturnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat H Deswan Irsyad menuturkan bahwa selaras dengan program Gubernur Sumatera Selatan gerakan Sumsel mandiri pangan yang salah satunya adalah gemar makan ikan dan pada hari ini dilaksanakan kegiatan menagkap ikan yaitu bekarang.

Program ini merupakan program yang sinkron dan harmonis antara program Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lahat dalam menyelenggarakan swasembada ikan pada tahun 2023 nanti.

“Dengan diadakanya penangkapan ikan hari kita juga melepas bibit ikan yang di berikan oleh Gubernur dan Bupati Lahat yaitu nila sebanyak 2.500 ekor dan bibit patin 2.500 ekor,” jelasnya.

Masyarakat kabupaten Lahat dihimbau agar dapat menjaga kelestarian dan ekosistim ikan di perairan karena ini merupakan titipan generasi penerus yang akan datang

“Masyarakat kabupaten Lahat khususnya masyarkat Kikim Area ini agar dapat melestarikan kearifan lokal yaitu bekarang yaitu budaya menangkap ikan yang ramah lingkungan serta untuk menjaga ekosistem ikan yang ada di sungai, jangan pernah menagkap ikan dengan bahan peledak, setrum dan yang lainya yang akan merusak ekosistin ikan karena Bupati Lahat telah mengeluarkan peratuaran tersebut,” tutupnya.

Advetorial Segantisetungguan.com

 

Continue Reading

Popular